Visi
“Transformasi intelektual dan Gerakan Menuju IMM FIKes yang Adaptif, inklusif, transformatif”
Intelektual Transformatif adalah intelktual yang berusaha melahirakn gagagsan-gagsan yang lahir dari proses dialektika sosial dengan lingkunganya. Dalam proses ini, Intelektual Transformatif melakukan aktivitas yang berusaha memperjuangkan dan memperkuat gagasan tersebut, sehingga menjadi sebauah kekauatan yang mampu mempengaruhi proses perubahan sosial.
Dalam hal ini, IMM Fikes bukan hanya bertransformasi melalui gerakannya saja, tapi juga IMM FIKes berusaha melakukan transformasi intelektual yang dimiliki. Intelektual transformatif diharapkan dapat menjadi sebuah awal mula Gerakan transformasi IMM Fikes. IMM Fikes menaungi 7 prodi yang ada di fakultas ilmu Kesehatan UNISA, dalam gerakannya kita mengembangkan intelektual kader dari tiap prodi dan bagaimana mengarahkan para kader dalam mengimplementasikan nilai-nilai yang telah mereka dapat dalam kehidupan sehari-hari.
Adaptif, Organisasi adaptif adalah organisasi yang mempunyai kemampuan untuk merespons perubahan lingkungan secara cepat dan fleksibel menyesuaikan diri dengan harapan pemangku kepentingan. Organisasi adaptif adalah siklus hidup proses pertumbuhan, perkembangan, klimaks dan anti klimaks. Organisasi yang mampu mengelola evolusi adalah organisasi yang mampu beradaptasi terhadap perubahan. Organisasi adaptif dirancang untuk mampu merespons perubahan dengan cepat dan mudah. Konsep organisasi adaptif bukanlah suatu kebetulan; konsep ini mengharuskan organisasi melakukan perubahan dalam lima bidang perubahan: manusia, proses, strategi, struktur organisasi, dan teknologi.
Inklusif, dalam era globalisasi yang penuh tantangan ini, kepemimpinan inklusif menjadi salah satu kunci untuk menciptakan organisasi yang unggul. Kepemimpinan inklusif tidak hanya tentang merangkul keragaman, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan di mana setiap individu merasa dihargai dan diberdayakan untuk berkontribusi secara maksimal. Kepemimpinan jenis ini mengakui dan menghargaiperbedaan, baik itu dalam hal budaya, latar belakang, perspektif, atau kemampuan, serta memastikan bahwa semua suara didengar dan dihormati dalam proses pengambilan keputusan.
MISI
- Penguatan ideologi Muhammadiyah dan risalah Islam berkemajuan.
- Penguatan basis intelektual dengan mengenalkan intelektual transformatif sebagai landasan berpikir.
- Penanaman nilai-nilai trikoda dengan metode pendekatan yang menggembirakan.
- Melakukan kolaborasi dan konsolidasi dengan segala komponen Masyarakat.
- Realisasi nilai Trikoda secara inklusif.